Kapan Thailand-Cambodia Berdamai di Konflik Perbatasan 2025: Tindakan ASEAN & PBB Dorong Ceasefire Segera!

Hobi Hype Kapan Thailand-Cambodia Berdamai di Konflik Perbatasan 2025

Hobi Hype – Konflik perbatasan Thailand-Cambodia memanas lagi sejak 7 Desember 2025, meski SEA Games 2025 sedang berlangsung di Bangkok. Selain itu, kedua negara sepakat mediasi, tapi kapan berdamai sepenuhnya? Oleh karena itu, ASEAN dan PBB aktif dorong restraint. Selanjutnya, simak prediksi damai, tindakan resmi, dan dampak konflik yang sudah tewaskan puluhan orang!

Thailand BOMBS Cambodia? Thailand Launches Airstrikes on Cambodian Military Targets | War LIVE

Eskalasi Konflik Perbatasan 2025

Konflik perbatasan Thailand-Cambodia berakar dari sengketa lama seperti Preah Vihear, tapi eskalasi 2025 dimulai 7 Desember dengan skirmish 30 menit. Di samping itu, Thailand lakukan airstrikes dan operasi darat, tewaskan lebih dari 40-80 orang dan pengungsi 300.000-800.000. Akibatnya, Cambodia tarik delegasi dari SEA Games 10 Desember karena keamanan. Dengan demikian, konflik ini ganggu ajang olahraga regional yang seharusnya simbol persatuan.

Bacaan Lainnya

Kapan Berdamai? Prediksi Berdasarkan Mediasi Saat Ini

Prediksi damai: Kemungkinan segera jika General Border Committee (GBC) meeting 24 Desember sukses. Selain itu, ceasefire sebelumnya (Kuala Lumpur Peace Accord Oktober 2025) dibroker Malaysia dan Trump, tapi rusak. Bahkan, ASEAN harap de-eskalasi cepat melalui trust-building. Oleh karena itu, jika talks gagal, konflik bisa berlarut hingga 2026. Di samping itu, kedua negara sepakat bilateral talks, tapi ketegangan militer masih tinggi.

Thailand carries out more airstrikes on Cambodia as deadly border …

ASEAN Mediasi Darurat untuk Hentikan Konflik

ASEAN ambil peran aktif dengan emergency meeting foreign ministers di Kuala Lumpur 22 Desember. Di samping itu, mereka dorong “maximum restraint” dan immediate halt fighting. Akibatnya, kedua negara sepakat GBC meeting 24 Desember untuk resume ceasefire. Dengan demikian, ASEAN tekankan bilateral mechanisms dan monitor interim. Tak hanya itu, Malaysia sebagai chair beri “good offices” untuk dialog.

PBB Statements Dorong Damai, Tapi Tanpa Intervensi Langsung

PBB/UN Security Council belum adakan meeting spesifik, tapi anggota beri statements. Selain itu, US urge “cease hostilities, withdraw heavy weapons, cease landmines”. Bahkan, France express deep concern dan offer condolences, dorong resolusi via international law. Oleh karena itu, Vatican beri prayers untuk korban. Di samping itu, China atribut konflik ke “legacy of colonialism” dan dukung ASEAN mediation. Akibatnya, PBB fokus humanitarian aid untuk pengungsi, tapi belum ada resolusi formal.

Humanitarian Crisis dan Gangguan SEA Games

Konflik tewaskan 38-86 orang, displasir 300.000-800.000 warga. Di samping itu, airstrikes rusak infrastruktur seperti Preah Vihear temple dan area sipil. Akibatnya, trade $2 miliar terganggu, terutama ekspor buah. Dengan demikian, SEA Games 2025 di Thailand jadi korban – Cambodia mundur, event kehilangan semangat. Tak hanya itu, konflik ini uji solidaritas ASEAN.

Dukungan Damai dari Netizen Global

Media sosial meledak dengan tagar #ThailandCambodiaPeace. Selain itu, netizen Thailand dukung pemerintah, sementara Cambodia tuntut keadilan. Bahkan, X posts video airstrikes dan sejarah konflik jadi viral. Oleh karena itu, publik global dorong ASEAN dan PBB intervensi cepat. Di samping itu, organisasi seperti UNESCO tuntut lindungi situs heritage dari damage.

Thailand-Cambodia Border Conflict 2025 | Background, Escalation …

Harapan Damai Melalui Diplomasi Regional

Thailand dan Cambodia bisa berdamai segera melalui GBC dan ASEAN jika commitment kuat. Oleh karena itu, tindakan PBB dukung restraint jadi kunci. Pantau update konflik di situs kami! Kamu prediksi kapan damai tercapai? Tulis komentar di bawah dan share artikel ini!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *