Hobi Hype – Swiss Stage M7 World Championship MLBB di Jakarta (10-17 Januari 2026) penuh drama! Oleh karena itu, Alter Ego Esports mencuri spotlight dengan rekor sempurna 3-0 tanpa kekalahan, menjadi tim pertama lolos Knockout Stage. Kemenangan atas Aurora Gaming (Turki), Black Sentence (Chile), dan Yangon Galacticos (Myanmar) bikin netizen ramai—banyak juluki “tim hoki”. Selanjutnya, artikel ini kupas performa menggila AE, analisis “hoki vs skill”, serta reaksi fans yang banjir. Siapkah Anda yakin El Familia juara dunia?
Performa Menggila Alter Ego: Dominasi 3-0 di Swiss Stage
Alter Ego memulai petualangan Swiss Stage dengan kemenangan solid 1-0 atas Aurora Gaming di Day 1. Tak hanya itu, mereka lanjutkan streak dengan 1-0 telak lawan Black Sentence Esports di Day 2—hanya 12 menit! Dengan demikian, klimaks datang saat sapu bersih Yangon Galacticos 2-0 di Round 3 Day 3 (12-13 Januari), raih rekor games 4-0 lolos Knockout.
- Highlight Nino: MVP krusial, vision control superior, split push mematikan—Yazukee burst damage tambah ganas.
- Stat Unggul: Gold lead konsisten, objective steal brilian, minim macro error.
Oleh karena itu, AE bukti evolusi dari runner-up MPL ID S16 jadi contender juara dunia di kandang sendiri.
Julukan “Tim Hoki” Jadi Trending
Kemenangan beruntun AE langsung picu perdebatan sengit di X, IG, TikTok. Beralih ke reaksi netizen, banyak sebut “tim hoki” karena bracket “mudah”, tapi fans bela habis-habisan: “Ini skill, bukan hoki!”
Beberapa quote viral:
- “Hoki terus sampe angkat M7! 😂” – 10K like di X.
- “Alter Ego tim hoki? Evolusi nyata El Familia!” – dari Esports Merah Putih.
- “Raja hoki dikalahkan raja langit? Nino OP!” – sindir rival Onic.
Dengan demikian, #HokiBude & #Menu7Juara trending, tunjukkan dukungan fans Indonesia meledak di MPL Arena XO Hall.
Hoki atau Skill Murni?
Netizen sebut “hoki” karena lawan AE dianggap ringan vs bracket tim lain. Selanjutnya, fakta bilang lain: AE dominan early game, kill-death ratio top, dan clutch play Nino bukan RNG—ini strategi matang!
Tak hanya itu, evolusi tim terlihat jelas: Dari sering kalah close game di MPL, kini execution sempurna. Oleh karena itu, julukan “tim hoki” justru motivasi—AE jawab dengan performa Knockout Stage.
Prediksi: Alter Ego Pertahankan Momentum di Knockout?
AE lolos upper bracket Knockout (18 Januari, MPL Arena). Beralih ke prediksi, lawan potensial seperti ONIC rematch atau Selangor Red Giants tak masalah—momentum unbeaten kuat! Dengan begini, fans yakin AE angkat trofi M7 pertama Indonesia sejak M1.
Prediksi: Sweep Round 1, capai semi-finals minimal.
Kesimpulan
Singkatnya, Alter Ego menggila di M7 tanpa kalah—dari rekor Swiss Stage sempurna hingga julukan “tim hoki” netizen yang dibantah skill nyata. El Familia siap raih #Menu7Juara! Dukung via live YouTube MPL ID. Share di komentar: Hoki atau skill? Siapa lawan AE selanjutnya? Follow @alterego.esports untuk update. Gaspol, Indonesia! 🔥





